Waduk Jatiluhur Meluap Airnya hehe

Lihat di TV berita dan denger2 sih soalna rumah saya di Wanayasa jadi yah gk terlalu tahu tapi yah ini ada berita hehee

TEMPO Interaktif, Purwakarta – Tinggi muka air di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, sudah melebihi angka ambang batas. Muatan air saat ini sudah melimpas di atas tanggul bendungan.

Perum Jasa Tirta II selaku pengelola waduk serba guna tersebut kini kerepotan mengatur suplai air yang datang dari hulu Citarum yang terus melimpah.


Djendam Gurusinga, Direktur Utama Perum Jasa Tirta II Jatiluhur, saat dihubungi Tempo, Kamis (18/3), mengatakan tinggi muka air waduk yang digagas Presiden Soekarno tersebut pada Kamis pagi (18/3) sudah mencapai 107,84 meter. Padahal, kapasitas maksimal waduk itu hanya 107 meter. “Artinya, air yang limpas di atas tanggul waduk mencapai 188 meter kubik per detik,” kata Djendam.

Ia menggambarkan luapan air di waduk Jatiluhur yang juga dikenal sebagai waduk Djuanda tersebut, “Dalam kondisi luar biasa.”

Agar luapan air tidak berdampak negatif terhadap kondisi bangunan tanggul waduk dan menimbulkan banjir besar bagi masyarakat Desa Babakan Cikao yang berada di bawah tanggul, Djendam mengaku telah membuang debit air secara besar-besaran.

Pembuangan yang dilakukan melalui turbin mencapai 230 meter kubik per detik. Jika tambah air limpasan di atas tanggul waduk sebanyak 188 meter kubik per detik. “Artinya, kami sudah membuang debit air sampai 418 meter kubik per detik,” ujar Djendam. Gelontoran air buangan dari Waduk Jatiluhur tersebut, masuk ke hilir Sungai Citarum.

Agar di bagian hilir wilayah Karawang tidak terjadi banjir besar, tutur Djendam, pihaknya terus memfungsikan bendung Walahar dan tanggul Kedung Gedeh secara maksimal. “Sejauh ini hasilnya bisa terkendali,” kata Djendam.

Ia mengaku khawatir jika daya tampung tanggul Kedung Gedeh sudah berada di atas 11 meter. “Artinya air akan limpas dan kemungkinan banjir tidak terhindarkan,” kata Djendam.

Djendam mengaku tak bisa memprediksikan sampai kapan luapan air di Waduk Jatiluhur tersebut akan berakhir. “Nggak bisa diperkirakan,” kata Djendam. Sepanjang curah hujan di wilayah Jawa Barat selatan masih tinggi, kondisi waduk akan tetap seperti yang terjadi saat ini.

Menurut Djendam, meluapnya persediaan air di Waduk Jatiluhur sekarang ini mirip dengan kondisi yang terjadi pada tahun 19975, 19984 dan 1994. Tapi ia menampik jika kondisi itu disebut periode 10 tahunan. “Bukan, bukan,” pungkas Djendam.

NANANG SUTISNA

___
source tempointeraktif

Lihat juga!!!

0 Responses to “Waduk Jatiluhur Meluap Airnya hehe”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: